Phaynet.com

interior design ideas small room, interior design ideas living room, home decoration for small house, home interior minimalis, home inspiration, design interior jakarta, interior design ideas small room, interior design ideas living room, home decoration for small house, room decoration diy, home design exterior, name of rooms in a house, home decoration for small house, interior design ideas small room, interior design ideas living room, home decor indonesia

Bahaya, Cek Kandungan Sabun Bayi Anda!

Bahaya, Cek Kandungan Sabun Bayi Anda!

Bahaya, Cek Kandungan Sabun Bayi Anda!

Adanya iritasi ataupun alergi yang terjadi pada kulit si kecil tentu saja sangat mengganggu tidak hanya bagi si kecil namun juga bagi kita sebagai orang tua. Iritasi dan alergi kulit yang ditandai dengan adanya ruam merah ataupun kulit bayi yang kering bahkan hingga mengelupas.

Penyebab terjadinya iritasi dan alergi dapat berasal dari bakteri dan juga kuman yang hinggap pada kulit si kecil dan tidak dibersihkan secara baik. Banyak dokter atau tenaga kesehatan lainnya yang menyarankan untuk menggunakan Sabun mandi cair bayi karena faktor higienitas.

Penggunaan sabun batang biasanya dipegang dan digunakan secara berulang dan dibiarkan dalam kondisi lembab menjadi tempat bakteri.


Kandungan bahan aktif yang sebaiknya dihindari pada sabun bayi

  1. Triclosan dan triclocarban
    Adanya kandungan zat yang seringkali ditemukan pada sabun bayi anti bakteri ternyata diketahui dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan juga gangguan kesehatan liver pada si kecil. Selain itu, kedua zat ini juga dapat meningkatkan resistensi atau pertahanan bakteri terhadap antibiotik
  2. Monoethanolamine, diethanolamine, dan triethanolamine
    Ketiga zat yang disebutkan dinilai dapat menyebabkan kerusakan pada fungsi hati dan ginjal, serta dapat menyebabkan beberapa jenis kanker.
  3. Phthalates, formalin, dan paraben
    EWG atau Enviromental working group mengkategorikan zat ini sebagai zat pengawet yang sangat berbahaya. Ketiga zat ini sering digunakan sebagai bahan aktif untuk mengawetkan kosmetik dan juga produk perawatan kulit yang telah dilarang penggunaannya di eropa sejak tahun 2003
  4. Sodium lauryl sulfate (SLS) dan sodium laureth sulfate (SLES)
    SLS dan SLES yang penggunaanya berfungsi sebagai baham pembuat busa dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata si kecil. Selain itu, penggunaan SLS dan SLES dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kanker karsinogenik

Adanya kandungan bahan kimia berbahaya yang sering digunakan pada produk perawatan kulit si kecil tentu saja menuntut kita sebagai orang tua harus selalu teliti melihat kandungan yang terdapat pada produk perawatan kulit tersebut agar tetap aman dan tidak berbahaya bagi si kecil.
Gunakan Sleek baby sebagai produk perawatan kulit si kecil karena sleek baby sudah di formulasikan dengan seksama hingga tidak menyebabkan iritasi dan alergi pada kulit sensitif bayi.

Pages

Copyright © 2019

Phaynet.com