Monday, December 11, 2017

Trik Gunakan Lampu Downlight Untuk Membuat Rumah Tampak Lebih Luas


Agar ruangan rumah dijual di Denpasar tampak lebih luas, pengaturan warna dan furnitur saja terkadang tidak cukup. Setiap ruangan kecil akan tampak lebih lapang jika mendapatkan pencahayaan yang terang. Baik secara alami maupun buatan, cahaya yang terang akan memberikan kesan terbuka yang tentu saja membuat ruangan lebih lapang. Untuk cahaya buatan, lampu downlight bisa dijadikan pilihan untuk menyiasati ruangan yang sempit ini. Jenis lampu ini biasanya digunakan untuk pencahayaan utama di rumah atau yang dikenal dengan istilah ambient lighting. Keunggulan menggunakan lampu downlight adalah pemasangan lampu ini tersembunyi di dinding atau plafon, sehingga tidak memakan space ekstra dan justru membuat rumah terlihat lebih lapang. Tetapi sebelum memasang lampu downlight, ada beberapa tips yang perlu kamu ketahui.

Pilih Lampu Downlight LED
Ada beberapa jenis bohlam yang bisa digunakan dalam pemasangan lampu downlight, tetapi yang paling disarankan adalah jenis LED, seperti GU10 LED atau MR16 LED. Hindari penggunaan bohlam jenis halogen karena dikenal sangat tidak efisien. Lampu LED model downlight mudah dipasang, sehingga kamu tidak perlu melakukan penyesuaian yang terlalu rumit ketika merenovasi plafon rumah. Selain itu, lampu ini juga memiliki tingkat pencahayaan yang bervariasi yang bisa disesuaikan dengan fungsi masing-masing ruangan.

Di samping itu, lampu downlight LED juga tidak memakan banyak energi, menjadikannya solusi dobel bagi kamu yang mencari cara mengatasi masalah ruang yang sempit dan biaya listrik yang tinggi.  Meski begitu, lampu LED harus rajin dirawat ya.

Tata Pencahayaan Lampu Downlight Agar Menyebar Ke Seluruh Ruangan
Untuk membuat ruangan di rumahmu tampak lebih lapang, satu lampu downlight saja tidak cukup. Ini karena cahaya yang dihasilkan dari satu lampu hanya akan menyorot satu area ruangan saja, sehingga efek yang dihasilkan malah membuat ruangan tampak agak penuh. Sebagai gantinya, kamu bisa coba memasang beberapa lampu downlight dengan pola yang merata. Cahaya yang menyebar ke seluruh ruangan ini membuat ruangan tampak lebih luas. Akan tetapi, memasang konstelasi lampu downlight juga tidak bisa sembarangan. Jika terlalu sporadis, cahaya yang dihasilkan akan berantakan. Sebaliknya, jika terlalu tertata dan simetris, pencahayaan rumahmu akan terlihat seperti pencahayaan di bandara. Trik yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat skema pencahayaan lampu downlight yang bervariasi antara lampu plafon dan lampu dinding. Hasilnya, semua area ruangan akan terang dan tidak ada lagi spot gelap.

Gunakan Teknik Wall-Washing
Teknik wall-washing bisa dengan mudah dilakukan dengan membuat fokus cahaya lampu downlight pada beberapa fitur ruangan rumah dijual di Denpasar. Salah satu caranya adalah dengan mengarahkan cahaya lampu downlight ke dinding, yang tak hanya bisa membuat ruangan terkesan lebih rapi, tetapi juga menyebarkan cahaya secara merata di dinding dan lorong rumah yang sempit. Dengan cara ini, akan tercipta ilusi ruang yang lebih luas dan kamu pun bisa sekaligus memamerkan aspek ruangan yang menarik, seperti lukisan, kolase bingkai foto favorit, atau permadani yang dipajang di dinding. Agar teknik wall-washing ini dapat menciptakan efek yang sempurna, jarak pemasangan lampu downlight  perlu diatur dengan tepat. Jarak pemasangan yang dimaksud ini adalah jarak antara dinding dan lampu downlight dan jarak antar satu lampu dan lainnya. Untuk plafon dengan tinggi mencapai 3 meter, pasang lampu downlight sekitar 1 meter dari dinding dan 1 meter pula antar satu lampu dengan yang lainnya. Sedangkan untuk plafon yang tingginya lebih dari 3 meter, jarak yang direkomendasikan adalah 1,5 meter. Jarak ini bertujuan agar sorotan cahaya di dinding saling tumpang tindih dan dapat menjadi ambient light.

Pilih Trim Yang Sesuai Dengan Ruangan
Lampu downlight membuat ruangan tampak lebih lapang. Salah satu cara untuk mendapatkan efek ini bisa dimulai dengan memilih jenis trim yang sesuai. Trim sendiri merupakan bagian lampu downlight yang tampak dari dalam ruangan yang menentukan diameter lubang di plafon. Kalau kamu ingin memasang lampu downlight dengan teknik wall-washing, ada trim khusus yang bisa kamu pilih. Trim ini merupakan kombinasi antara reflektor directional dan lightscoop yang dapat menyorot cahaya langsung ke dinding. Selain wall-washed trim, eyeball trim juga merupakan pilihan yang bisa kamu pertimbangkan. Trim ini cocok untuk lampu downlight yang dipasang di rumah dengan plafon miring.

Gunakan Teknik Grazing
Wall-washing adalah salah satu teknik pemasangan lampu downlight paling umum yang digunakan. Efeknya yang bisa memberikan ilusi dinding yang lebih lebar di permukaan yang vertikal. Namun, bagi kamu yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, teknik grazing adalah salah satu pilihan terbaik. Teknik grazing pada pemasangan lampu downlight bertujuan untuk menonjolkan tekstur dinding, khususnya jika dindingmu terbuat dari material batu bata atau kayu. Untuk efek ini, jarak pemasangan antara lampu dan dinding bisa lebih dekat dibandingkan jika menggunakan teknik wall-washing. Buat layer pencahayaan dengan berbagai tipe lampu downlight, seperti cove lighting, atau under-cabinet light. Teknik ini mencegah adanya area gelap yang membuat ruangan terasa sempit.


Tidak seperti jenis lampu lain yang biasanya memberikan sentuhan baru namun menghilangkan karakteristik ruangan rumah dijual di Denpasar yang lama, lampu downlight justru akan memperkuat style ruangan. Rumahmu terlihat lebih artistik tanpa ada elemen yang harus hilang. 

Trik Gunakan Lampu Downlight Untuk Membuat Rumah Tampak Lebih Luas Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Admin